IBX5AE02DED33218

Berikut Ulasan Tentang Pengertian Hipotermia dan Apa Saja Penyebabnya

Pernahkah Anda berkunjung ke wilayah yang memiliki iklim dingin? Atau Anda memiliki rencana untuk melakukan kunjungan ke wilayah tersebut? Bagi Anda yang tidak terbiasa berada di lingkungan dingin, ada baiknya untuk mempersiapkan tubuh agar bisa beradaptasi dengan suhu dingin tersebut. Manusia yang jarang berada di lingkungan dingin dan tiba-tiba harus berada di sana dalam beberapa waktu, bisa mengalami hipotermia atau penurunan suhu tubuh drastis. Dikatakan berada dalam kondisi tersebut jika suhu tubuh berada di bawah 35 derajat Celcius yang jika dibiarkan bisa sangat berbahaya.

Pengertian Hipotermia

Manusia umumnya memiliki suhu tubuh normal yaitu sekitar 37 derajat Celcius. Jika terjadi demam maka suhunya bisa mencapai 39 derajat C atau lebih dari itu. Sedangkan jika terjadi gejala penurunan suhu, bisa mencapai 35 derajat C atau lebih rendah. Keduanya sama-sama berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian. Apa saja penyebab suhu tubuh sampai berada di titik rendah? Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa membuat suhu tubuh Anda menurun drastis:

1. Berada di wilayah dingin.
Berada di lingkungan yang dingin tanpa persiapan khusus membuat tubuh Anda beresiko terkena penurunan suhu ekstrem. Apalagi jika Anda tidak terbiasa dengan suhu rendah akan membuat suhu tubuh lebih cepat menurun. Karenanya, di negara dingin dengan iklim salju, banyak yang menjual jaket tebal, sepatu bot, sarung tangan dan leher untuk menghangatkan badan. Jika Anda hendak liburan ke negara lain di musim salju, lakukan persiapan khusus dengan membawa perlengkapan tersebut.

2. Menggunakan pakaian basah.
Terkena hujan saat perjalanan dan membuat pakaian basah? Hati-hati jangan terlalu lama menggunakannya, karena Anda bisa terkena hipotermia apalagi jika masih sambil berhujan-hujanan. Pakaian yang basah akan membuat tubuh mengeluarkan panas berlebihan hingga suhu tubuh menjadi turun. Lebih baik saat hujan Anda segera menggunakan jas hujan atau berteduh agar pakaian tidak basah.

3. Berada di dalam air.
Jika Anda berenang terlalu lama tanpa memperhatikan suhu tubuh, Anda juga bisa terkena kondisi penurunan suhu. Apalagi jika Anda berenang di lautan seperti menyelam tanpa menggunakan pakaian selam yang seharusnya. Kondisi penurunan suhu ekstrim ini cepat terjadi bagi mereka yang menjadi korban kapal tenggelam di lautan atau orang yang hanyut saat berlayar.

4. Mendaki gunung.
Selain berada di wilayah perairan, Anda juga bisa mengalami penurunan suhu drastis jika berada di wilayah dingin seperti saat mendaki pegunungan. Suhu di atas gunung bisa mencapai minus sehingga membutuhkan persiapan yang matang sebelum mendaki. Para pendaki harus membawa pakaian tebal, mantel, sepatu, sarung tangan hingga membuat api unggun untuk menghangatkan diri. Jika menginap, jangan lupa membawa bekal minuman hangat untuk menghangatkan suhu tubuh dari dalam.

Itulah beberapa sebab mengapa tubuh manusia bisa terkena kondisi hipotermia atau penurunan suhu hingga dibawah 35 derajat C. Selalu perhatikan kondisi tubuh Anda dan perhatikan lokasi dimana Anda akan menghabiskan waktu agar bisa mengantisipasi dengan seksama. Jangan lupa membawa jaket atau mantel tebal jika akan mengunjungi wilayah yang dingin. Berkendara dengan sepeda motor, wajib membawa jas hujan sehingga bisa langsung digunakan untuk melindungi tubuh dari guyuran air. Meski kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, namun lebih perhatikan anak di bawah umur khususnya bayi dan lansia karena mereka memiliki resiko yang lebih besar dan mudah dibandingkan dengan orang dewasa.

0 komentar:

Post a Comment